TIMUN MAS ARMY
~oOo~ “Hope is the great deceiver. Hope is the piper who leads us sleepy to our slaughter.” ― Brent Weeks, The Broken Eye Rondo Wungu telah menjalani pernikahan selama belasan tahun namun tak kunjung memperoleh anak. Apesnya lagi, yang membikin ia bersedih hati tak habis-habisnya, suaminya meninggal. Meninggalkan misteri siapakah di antara keduanya yang sebetulnya mandul. Rondo Wungu bisa dibilang perempuan yang menarik minat. Di umurnya yang menjelang kepala empat, tubuhnya masih bagus. Enak nyaman dipandang. Semenjak kematian suaminya itu Rondo Wungu mengucilkan diri. Dia membeli rumah kecil di pesisir, jauh dari keramaian. Ia tak mau dikasihani oleh orang-orang. Meski berkabung, ia akan tetap bertahan hidup. Mempertahankan harapan bahwa suatu saat nanti ia akan memiliki anak. Hal yang mustahil bila Rondo Wungu telah menetapkan sumpah tak mau menikah lagi. Ia amat mencintai mendiang suaminya. Akan ia pegang janji itu walau yang dicinta telah tiada. Kepada San...