SEMESTA PARALEL
~oOo~ Sihir mengacaukan hidupnya. Ariana memberenguti bunga sakura, burung-burung berkicau dan rerumputan hijau. Ia membenci semuanya. Dia membenci pondok kecil bau asap, kebun subur melandai, bahkan ia membenci pancaran hangat sinar matahari. Lebih-lebih, dia membenci surat yang ada di sakutnya. “Nona Ariana Summerset,” surat itu bertuliskan, “Kami mengharap kehadiran nona.” Surat itu ditandatangani oleh Raja. Kebanyakan gadis-gadis—seperti tetangga Ariana, Kate—pastinya akan kegirangan. Mereka mendambakan sihir, apalagi bakat milik Ariana: Perak, yang paling jarang dan paling kuat. Namun sihir perak adalah tipuan. Ia liar, tak terkontrol. Ia melakukan hal-hal yang tak diinginkan, seperti mengubah gaun sutra anggun menjadi sepatu bot butut. Sop kambing lezat menjadi ikan forel (Ariana membenci ikan). Singkatnya, sihir itu dapat memberimu apa saja, kecuali yang kau minta. Ariana mengeluarkan surat itu. Dia merobek-robeknya dan membiarkannya terjatuh ke tanah. Kemudian m...